Senin, 30 Juni 2025

Membedakan Jenis Kelamin Burung Kenari Lewat Pengamatan Fisik dan Tingkah Lakunya






Memelihara burung kenari merupakan hobi yang menyenangkan, terutama karena suara merdunya serta warna bulu yang indah. Bagi para penggemar burung kenari, memahami perbedaan antara kenari jantan dan betina sangat penting, untuk memilih dan merawat burung kenari yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan tujuan tertentu.

Misalnya, untuk keperluan kontes kicau, biasanya pemilik akan memilih kenari jantan yang memiliki suara kicauan yang indah dan variatif. Sedangkan, jika tujuannya adalah untuk beternak, maka penghobi selain memilih kenari jantan juga akan memilih kenari betina yang memiliki kemampuan bertelur yang baik.

Namun, bagi pemula atau yang baru saja menyukai burung kenari, membedakan jenis kelamin kenari jantan dan betina bisa menjadi tantangan tersendiri. Tidak mudah memilih kenari jantan, terutama jika tidak dibekali pengetahuan yang mencukupi.

Membedakan jenis kelamin kenari dengan pengamatan fisik lebih mudah saat umur 7 bulan atau telah mencapai umur dewasa kelamin



Bahkan kicau manai yang berpengalaman pun bisa saja salah dalam mengidentifikasi jenis kelamin burung kenari. Pada dasarnya, cara membedakan jenis kelamin burung kenari tidak sulit untuk dilakukan. Sebab, perbedaan tersebut ditandai dengan sejumlah ciri-ciri fisik maupun tingkah laku.



Pengamatan fisik

Membedakan jenis kelamin kenari melalui pengamatan fisik lebih mudah dilakukan ketika burung sudah berumur 7 bulan atau lebih. Pada umur tersebut, kenari telah mencapai umur dewasa kelamin, di mana organ-organ reproduksinya sudah mulai berfungsi.

Cara memegang burung saat memeriksa kloaka dan perut kenari



Beberapa ciri fisik yang bisa diamati untuk menentukan jenis kelamin pada kenari antara lain, kenari jantan umumnya mempunyai tubuh lebih ramping, atletis, dan pose yang lebih tegak. Kenari betina umumnya mempunyai tubuh dan kepala yang lebih kecil dan bulat. Bulu-bulu pada kenari jantan tampak lebih tegas dan lebih cerah daripada kenari betina.

Setelah burung memasuki usia siap kawin, perbedaannya makin jelas terlihat, antara lain kenari jantan terlihat lebih sering memberi makan/meloloh kenari betina melalui paruhnya. Kenari jantan cenderung bersifat lebih agresif, sedangkan kenari betina akan menghabiskan waktunya dengan mengumpulkan bahan sarang dan menyusun sarangnya.

Kenari jantan dewasa, akan terlihat vennya menonjol



Apabila burung kenari yang telah berusia dewasa memiliki bentuk kloaka menonjol dan tegak lurus, maka dapat dipastikan berjenis kelamin jantan, sedangkan untuk kenari yang berjenis kelamin betina akan cenderung lebih datar/rata dan terlihat membengkak kemerahan, terutama jika sudah siap kawin.

 
Berikutnya yang bisa untuk menentukan jenis kelamin pada burung kenari adalah melihat bentuk perutnya. kenari jantan perutnya terlihat lebih datar daripada betina. Sedangkan pada betina, perutnya sedikit bengkak dan terlihat lebih bulat.

Kenari betina terlihat bahwa vennya sangat datar



Hal ini disebabkan oleh adanya organ reproduksi betina, yaitu ovarium, yang dapat membesar. Untuk mengetahuinya dapat dilakukan dengan cara memegang burung secara lembut dan membuka atau meniup bulu pangkal ekor untuk melihat perbedaan pada kloaka dan perutnya.

Pada usia dewasa ini, burung kenari juga bisa diidentifikasi jenis kelaminnya dari letak mata terhadap paruhnya. Mata burung kenari jantan biasanya terletak sejajar dengan paruhnya, sedangkan mata betina tidak sejajar dengan paruhnya (sedikit di atas garis paruh).

Kenari jantan berkicau lebih kencang dan variatif



Pengamatan perilaku

Kenari betina yang sudah mencapai umur dewasa kelamin atau siap kawin akan menunjukkan perilaku yang cukup unik ketika mendengar suara kicauan kenari jantan. Berdasarkan pengamatan, perilaku yang muncul pada kenari betina saat mencengar kicauan kenari jantan antara lain adalah membungkukkan badan sambil mengangkat kepala dan ekor. Kemudian menggetar-getarkan kedua sayapnya (ngeleper) dan kloakanya.


Tidak seperti kenari jantan yang memiliki suara kicauan bervariasi, kenari betina umumnya hanya mengeluarkan suara panggilan (call). Suara tersebut bisa kita dengarkan sebagai suara “cuitan” saja. Meski begitu, ada juga kenari betina yang memiliki kemampuan kicauan mirip kenari jantan.

Kenari jantan akan selalu mencumbu kenari betina


Biasanya hal itu terjadi pada kenari betina yang sudah berumur cukup mapan. Namun suaranya tidak akan sepanjang dan sevariatif kenari jantan, apalagi punya suara-suara isian. Suara kenari betina cenderung ngerol, dilagukan dengan durasi cukup pendek dan sering terpatah-patah. Hal inilah yang sering mengecoh para kicau mania, terutama pemula, sehingga menganggap kenari yang diamatinya berjenis kelamin jantan padahal betina.

Pada kenari, cincin di kaki dapat menunjukkan jenis kelaminnya. Pada umumnya, cincin di kaki kenari jantan berwarna lebih gelap dan lebih lebar daripada betina. Namun, perlu diingat bahwa hal ini tidak selalu akurat karena ada beberapa jenis kenari yang tidak menunjukkan perbedaan cincin kaki antara jantan dan betina.

Kenari betina lebih sering berada di dalam sarangnya



Selain itu dapat membedakan jenis kelaminnya dengan mengamati prilaku saat bertelur. Kenari betina yang sedang bertelur akan mencari bahan untuk membuat sarang, sedangkan kenari jantan tidak terlalu memperdulikan hal ini. Selain itu, kenari betina juga akan lebih sering memasuki sarang dan mengeluarkan suara yang berbeda saat sedang bertelur. (Ramlee)


Sumber : remen.id


Jumat, 27 Juni 2025

Pipit, Burung Pemakan Bijian dengan Warna Menarik yang Sering Dianggap Hama



Pipit (Estrildidae) merupakan burung pengicau berukuran kecil hingga sedang pemakan biji-bijian yang termasuk dalam keluarga Fringillidae. Banyak orang kemudian menyebut burung ini dengan istilah Finch. Sedangkan di Indonesia, burung ini kemudian disebut sebagai emprit atau bondol.

Untuk dapat menjumpai burung ini, cara terbaik adalah mengunjungi pedesaan yang masih memiliki banyak hamparan persawahan atau perkebunan. Burung pipit menjadi ciri khas pedesaan dengan kicauan ramainya dari dahan-dahan pohon dan atap rumah.

Burung pipit adalah nama umum bagi sekelompok burung kecil pemakan biji-bijian yang menyebar di wilayah tropis dan Australasia. Burung pipit kini dimasukkan kedalam suku Estrildidae, meski ada juga yang menganggap kelompok ini adalah anak suku Estrildinae, bagian dari suku Passeridae yang lebih luas.

Sekelompok burung pipit sedang minum


Rata-rata burung pipit tidak tahan dengan iklim dingin dan memerlukan habitat hangat di wilayah tropis seperti Indonesia. Walaupun begitu, ada sebagian kecil jenis burung pipit yang dapat beradaptasi dengan lingkungan dingin di Australia Selatan.

Baca juga : Kenari, Burung dengan Suara Merdu dan Warna Mencolok yang Sangat Populer di Dunia

Burung pipit senang hidup berkelompok dan sering terlihat bergerak untuk mencari makanan dalam gerombolan yang cukup besar. Burung pipit memiliki ciri perawakan dan kebiasaan yang serupa, tetapi beberapa jenis burung ini juga mempunyai warna-warna yang bervariasi, yang membuat burung pipit menarik untuk dipelihara karena keindahan bulunya.

Anakan burung pipit bersama induknya


Burung pipit bertubuh kecil, dengan panjang tubuh antara 10-12 cm (dari ujung ekor hingga paruh) dan berat 10-14 gram. Kuku burung pipit tumbuh sangat cepat. Burung pipit jantan memiliki kepala yang sedikit lebih lebar dibanding burung pipit betina.

Burung pipit tinggal di area terbuka di dekat sumber makanan dimana terdapat banyak tanaman rumput berbiji seperti sawah atau padang rumput. Burung pipit biasanya mencari makan di sekitar tanaman biji-bijian, yang menjadi makanan utamanya.

Bentuk paruh burung pipit yang pendek tetapi runcing sangat cocok untuk menghancurkan biji-bijian yang menjadi makanannya. Selain persawahan, burung pipit juga sering ditemukan di perkebunan yang banyak ditanami tanaman biji-bijian. Burung ini dapat mengonsumsi biji sebanyak 10% dari berat tubuhnya dan memakan bulir padi mulai padi yang sudah memasuki masa masak susu atau padi dengan masa tanam 70 hari.

Ketika bulir-bulir padi telah berisi, burung satu ini akan bergerombol dalam jumlah besar mencari makan di sawah. Itulah mengapa para petani menganggap burung ini sebagai hama. Mereka akan memasang jaring-jaring atau memasang orang-orangan sawah dan menimbulkan suara keras mengagetkan untuk menghindari padi mereka dari serbuan burung pipit yang kelaparan.

Pipit Jawa


Beberapa jenis burung pipit mungkin memiliki variasi yang berbeda dalam makanan (perbedaan jenis makanan). Kebanyakan, makanan utamanya adalah biji-bijian, tetapi ada juga spesies yang bersifat omnivora atau pemakan segala jenis makanan.

Baca juga : Kenari Lancashire, Salah Satu Burung Kenari Termahal Paling Digemari Pecinta Burung

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan oleh Journal of Evolutionary Biology, perbedaan jenis pakan ada kaitanya dengan morfologi atau bentuk paruh burung pipit. Meski begitu, ada juga beberapa spesies pemakan biji-bijian yang juga memakan serangga dan invertebrata dalam porsi yang lebih banyak selama musim kawin.

Pipit Peking


Burung pipit biasanya membuat sarang di pohon guna melindungi dirinya dari predator, seperti kadal, ular, atau jenis reptil lainnya. Ketinggian pohon yang dijadikan sarang antara 4 hingga 6 meter. Jenis pohon yang banyak dijadikan sarang burung ini adalah cemara, pohon jambu, dan pohon kelapa.

Sarang burung pipit umumnya terbuat dari rumput kering ataupun yang masih hijau atau daun-daun padi. Sarang ini berbentuk bulat seperti bola dengan lubang ada di samping. Masa reproduksi burung emprit setiap tahun. Burung emprit dapat bertelur 4 hingga 6 butir, dengan telur berwarna putih berukuran sekitar 14 x 10 mm.

Masa inkubasinya berlangsung selama 12 hingga 15 hari. Baik burung jantan maupun betina akan menjaga telur tersebut hingga menetas. Setelah menetas, anak burung pipit akan mulai belajar terbang saat berumur 21-25 hari dan siap meninggalkan sarangnya.

Pada umur 4 bulan, burung ini akan berganti bulu dan pada umur 8 bulan akan memasuki masa reproduksi selepas ganti bulu yang kedua. Sayangnya, burung emprit memiliki masa hidup yang bisa dikatakan cukup singkat. Burung kecil ini hanya mampu bertahan hidup sampai usia empat atau lima tahun di alam bebas.

Peking Haji


Bencana besar pernah terjadi di Tiongkok, ketika pertengahan tahun 1958, Mao Zedong, Pemimpin RRT (Republik Rakyat Tiongkok) waktu itu, mengeluarkan dekrit, semua burung pipit di negara tersebut harus dibunuh. Mao meyakini, burung ini terlalu banyak memakan biji-bijian, terutama bulir padi, yang menurutnya sangat masuk akal untuk dimusnahkan.

Tahun berikutnya, masalah serius mulai muncul yaitu meningkatnya persebaran serangga yang menyerang tanaman pangan. Setelah burung pipit hilang, belalang yang menjadi salah satu jenis makanan burung pipit berkembang pesat, karena tidak adanya lagi predator. Saat itulah disadari, membunuh burung pipit ternyata menjadi hal kontra produktif. Karena, burung pipit tidak hanya memakan bulir padi, tetapi juga hama tanaman, terutama belalang.

Pelepasan burung pipit lambang syukur hasil sawah yang berlimpah dalam budaya Sumedang Larang


Produksi padi di berbagai kawasan turun drastis. Cerita pilu mengenai kelaparan massal dimulai. Berjuta orang kehabisan bahan makanan. Jumlah korban meninggal, menurut sumber resmi Pemerintah Tiongkok, sekitar 15 juta orang, yang diyakini para ahli jumlahnya jauh lebih banyak, antara 45 – 78 juta jiwa meninggal dunia.

Meski berukuran kecil dan sering dianggap hama oleh petani, burung pipit memiliki banyak keunikan dan manfaat bagi ekosistem. Kehadiran burung pipit juga menjadi indikator alami kualitas lingkungan, semakin banyak jenis burung yang datang menunjukkan lingkungan yang semakin sehat. Burung dapat berfungsi sebagai “early warning” atau pengingat dini terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan. Kualitas lingkungan yang membaik diindikasikan dengan meningkatnya keanekaragaman jenis burung. (Ramlee)


Sumber : remen.id

Pipit, Burung Kecil dengan Beragam Corak dan Warna Menarik


Senin, 23 Juni 2025

Kenari Lancashire, Salah Satu Burung Kenari Termahal Paling Digemari Pecinta Burung



Kenari (Serinus canaria) merupakan salah satu jenis burung yang digemari oleh pecinta burung berkicau. Burung kenari awalnya ditemukan oleh seorang Pelaut Prancis bernama Jean de Berthan Cout di Kepulauan Canary pada abad ke-15. Istilah "kenari" tidak berasal dari buah kenari, melainkan mengacu pada nama asal pulau tempat jenis burung ini ditemukan, yaitu Kepulauan Canary.

Kenari berasal dari Kepulauan Canary, Azores, dan Madeira, dan kini banyak ditangkarkan di seluruh dunia. Kenari domestik memiliki berbagai jenis warna dan bentuk hasil persilangan, berbeda dengan kenari liar yang umumnya berwarna kuning kehijauan. 

Kenari menjadi burung peliharaan yang bernilai dan segera menjadi populer, terutama ketika varietas kanari kuning, cokelat dan merah diperkenalkan. Ada lima “varietas” burung kenari dewasa ini. Varietas pertama adalah varietas lagu (song variety) yakni hasil pengembangan kenari untuk menghasilkan kenari dengan kemampuan bernyanyi yang bagus dan sedikit banyak mengabaikan masalah warna burung tersebut.

Kenari lancashire ada yang berjambul dan yang tidak


Varietas kedua adalah varietas kenari warna (color bred variety) yang merupakan hasil pengembangbiakan yang mengejar kualitas warna dengan sedikit banyak mengabaikan keindahan nyanyian si kenari. Varietas ketiga adalah kenari postur (canary of posture) yakni kenari yang dikembangkan dengan sedikit memperhatikan warna bulu dan sama sekali mengabaikan masalah lagu.

Varietas keempat adalah kenari bagal atau hybrid (the mule and hybrid canaries) yakni kenari hasil persilangan antara kenari dengan burung jenis finch lainnya untuk menghasilkan keturunan yang memiliki sifat tertentu yang menonjol, apakah itu di masalah warna, lagu, postur, atau kombinasi di antara tiga varietas yang disebut sebelumnya (ini contohnya adalah persilangan lizard dengan yorkshire, atau yorkshire dengan blacktrouth dan sebagainya).

Baca juga : Kenari, Burung dengan Suara Merdu dan Warna Mencolok yang Sangat Populer di Dunia

Varietas kelima adalah varietas hasil persilangan dari semua ragam varietas di atas yang direkayasa bukan untuk tujuan khusus karena yang penting “bisa memuaskan” hasrat orang yang menangkar untuk bisa meghasilkan burung, apapun jenisnya. Dengan kata lain, lima varietas kenari di atas adalah jenis kenari yang bisa disebut atau dikaitkan sebagai hasil mutan dan blasteran.

Sementara burung kenari Lancashire adalah jenis burung kenari yang dibiakkan karena bentuk, bentuk, dan ukurannya, bukan karena warna atau kicauannya. Dulunya kenari lancashire ini banyak digunakan untuk mengembangkan jenis kenari lainnya seperti crested, norwich, dan yorkshire. 

Waktu itu banyak sekali penangkar yang melakukan perkawinan silang (persilangan/crossing), demi mendapatkan kenari jenis baru. Upaya breeding tersebut tanpa diimbangi dengan membudidayakan kenari lancashire itu sendiri. Sehingga jumlah burung kenari lancashire galur murni (standar) pun menurun drastis, dan dinyatakan punah pada masa Perang Dunia II.

Lancashire merupakan jenis kenari terbesar di Inggris. Panjang tubuhnya bisa mencapai 20 cm lebih. Postur tubuhnya cukup gagah dan berkesan mewah, karena sejak awal memang sengaja dikembangkan untuk bisa berdiri tegak.

Sekilas penampilannya memang mirip dengan kenari yorkshire, yang juga mempunyai perawakan besar itu. Tetapi jika diperhatikan betul dari dekat akan tampak beberapa perbedaan antara kenari lancashire dengan yorkshire.

Seperti, leher kenari lancashire lebih panjang dan lebih tebal. Bentuk dadanya pun lebih bulat dan berisi. Bulu-bulunya jika dirasakan juga jauh lebih halus. Ada dua jenis kenari lancashire, yaitu berjambul mirip tapal kuda atau disebut coppies, dan tidak berjambul yang disebut plainhead.

Budidaya kenari lancashire


Perawatan kenari lancashire tidak jauh berbeda dari perawatan kenari jenis lainnya. Yang penting sediakan pakan bijian berkualitas, serta pakan tambahan berupa buah dan sayuran segar setiap harinya.

Ketika burung mulai memasuki masa mabung, perawatan harus lebih ditingkatkan. Sebab kenari ini memiliki bulu-bulu yang cukup lebat dan tebal. Yang harus diperhatikan juga adalah pola perawatannya, jangan sampai mengalami kegemukan.

Untuk menghindari kegemukan yang bisa menyebabkan burung lamban dan malas beraktivitas, kenari lancashire harus aktif bergerak. Setiap 1-2 minggu sekali kenari ini harus selalu dilatih dalam sangkar yang luas atau menggunakan kandang umbaran.

Kenari lancashire yang ada saat ini merupakan hasil rekonstruksi dari keturunan-keturunan induknya yang pernah memberikan kontribusi pada jenis kenari lain pada masa lalu. Sehingga tidak salah kiranya jika julukan kenari yang “bangkit dari kepunahan” pantas diberikan kepada kenari lancashire.

Kenari lancashire si kenari raksasa


Burung Kenari Lancashire tidak membutuhkan sangkar yang terlalu luas. Untuk sangkar harian bisa diberikan sangkar yang berukuran kurang lebih panjangxluasnya 40cmx 202 cm dengan tinggi 25 cm dengan dua tangkringan yang terbuat dari kayu.

Untuk Kenari betina, kenari yang sedang mabung, dan anakan kenari bisa ditempatkan di sangkar umbaran, biasanya anakan kenari dipelihara sampai selesai mengalami fase mabungnya. Untuk sangkar umbaran biasanya dibuat dengan ukuran sekitar 100x45x50 cm. (Ramlee)


Sumber : remen.id

Kenari Lancashire Burung Kenari Terbesar di Inggris


Kamis, 19 Juni 2025

Kenari, Burung dengan Suara Merdu dan Warna Mencolok yang Sangat Populer di Dunia



Burung Kenari (Serinus canaria) merupakan salah satu jenis burung peliharaan yang sangat populer di Indonesia. Burung kenari memiliki banyak sekali keunggulan yang tidak dimiliki burung lain seperti suaranya yang merdu dan warnanya yang mencolok, selain itu burung kenari relatif mudah perawatannya.

Selama berabad-abad, burung kenari adalah spesies burung yang cukup populer di kalangan pencinta burung. Burung kenari dengan pesona warna-warni bulunya dan bersuara merdu, telah lama memikat hati para penggemarnya di seluruh dunia.

Jenis burung kenari yang bervariasi menawarkan keunikan dalam bentuk, warna, dan suara, menciptakan daya tarik yang tiada duanya di dunia ornitologi. Secara umum ada lima “varietas” burung kenari yang dikenal saat ini. Yakni varietas berkicau atau dikenal juga dengan istilah song variety.

Burung kenari mempunyai warna bulu yang mempesona


Kenari ini merupakan hasil pengembangan kenari untuk menghasilkan kenari dengan kemampuan bernyanyi yang bagus dan sedikit banyak mengabaikan masalah warna burung tersebut. Lalu ada varietas warna (color bred variety) yang merupakan hasil pengembangbiakan yang mengejar kualitas warna dengan sedikit banyak mengabaikan keindahan nyanyian si kenari.

Kemudian kenari postur (canary of posture) yakni kenari yang dikembangkan dengan sedikit memperhatikan warna bulu dan sama sekali tidak mempermasalahkan masalah lagu dari burung kenari tersebut. Selanjutnya adalah kenari yang merupakan keturunan silang atau hybrid (the mule and hybrid canaries) yakni kenari hasil persilangan antara kenari dengan burung jenis finch lainnya.

Kenari kuning intensiv


Ini dimaksudkan untuk menghasilkan keturunan yang memiliki sifat tertentu yang menonjol, apakah itu di masalah warna, lagu, postur, atau kombinasi di antara tiga varietas yang disebut sebelumnya (ini contohnya adalah persilangan Lizard dengan Yorkshire, atau Yorkshire dengan Blacktrouth dan sebagainya).

Yang terakhir adalah varietas hasil persilangan dari semua ragam varietas di atas yang direkayasa bukan untuk tujuan khusus karena yang penting “bisa memuaskan” hasrat orang yang menangkar untuk bisa meghasilkan burung, apapun jenisnya.

Kenari warna adalah kenari yang unggul di bagian warna bulunya. Burung kenari liar (Serinus serinus) sebagian besar berwarna kuning kehijauan dengan bagian bawah berwarna kuning, maka untuk kebutuhan warna ini maka jenis kenari ini memang sengaja direkayasa mulai dari genetik sampai fisiologis untuk menghasilkan warna yang unik, kontras, dan menarik.

Golongan kenari warna yaitu Kenari Yellow Intensive, White Dominant, Red Intensive, Red Mozaic, dan lain-lain. Seperti burung kenari lainnya, Kenari warna juga dapat berkicau. Di negara lain, kenari warna ini diperlombakan dengan melihat nilai keserasian warna bulu yang telah ditentukan bukan dari suara kicauannya.

German Roller Canary


Untuk jenis kenari kicau diantaranya adalah American Singer Canary, salah satu kenari paling populer di Amerika Serikat. Burung kenari ini dikembangkan pada tahun 1930-an dan 1940-an dengan menyilangkan burung kenari border dengan burung kenari roller Jerman.

German Roller Canary, merupakan salah satu jenis kenari kicau tertua. Kenari German Roller ini dianggap sebagai kenari berkicau terhebat yang pernah ada dan dikatakan dapat mengalahkan semua jenis kenari kicau yang ada.

Spanish Timbrado Canary


Russian Singer Canary, kenari ini jauh lebih tua dari sepupunya di Amerika. Meskipun kenari ini telah ada sejak lama, Russian Singer Canary sebenarnya adalah jenis kenari kicau yang paling sedikit dikenal. Burung ini memiliki nyanyian bernada tinggi dan mampu meniru suara burung di area tempatnya berada.

Spanish Timbrado Canary, ini adalah kenari kicaui yang paling keras diantara semuanya, dengan suara yang terdengar seperti logam. Kicauannya seperti suara lonceng dengan memiliki 12 nada berbeda. Pertama kali muncul pada awal abad ke-20. Spanish Timbrado Canary juga lebih mirip burung kenari liar dibandingkan burung kenari kicau lainnya.

Waterslager Canary, kenari ini dinamakan waterslager karena nyanyiannya terdengar seperti suara sungai yang mengalir. Memiliki variasi lagu yang banyak dan enak untuk didengarkan. Trah ini sering ditampilkan dalam kontes-kontes.

Ada banyak kenari postur yang ada di dunia. Sementara yang populer di Indonesia diantaranya adalah kenari Scotch Fancy (SF), kenari Belgian Bossu (BB), serta kenari Gloster. Kenari Gloster ini di Indonesia lebih sering disebut kenari jambul, kenari Gloster ini berasal dari negara Inggris.

Waterslager Canary


Lalu kenari Giboso, kenari Lancanshire (LC), kenari Lancanshire ini termasuk kenari besar. Jenis kenari ini dikembangkan di akhir perang dunia ke-2 di negara Inggris, panjang tubuhnya hampir 20 cm. Kenari Lancanshire ini adalah salah satu cikal bakal munculnya kenari Yorkshire.

Kenari Yorkshire ini mempunyai postur yang sangat besar dan paling populer di seluruh dunia dan disebut-sebut juga sebagai kenari dengan tahta tertinggi dalam dunia kenari karena memang postur badannya tegap, tinggi, dan besar. Dengan ukuran tubuh sekitar 15-20 cm.

Kenari Gloster


Rasmi Boland Canary, kenari jenis ini dikembangkan di negara Iran. Kenari Rasmi ini berasal dari perkawinan silang antara kenari Yorkshire dengan kenari Giboso melalui proses yang sangat panjang. Kenari ini memiliki keunikan yang tidak ada duanya dibandingkan dengan kenari lain di seluruh dunia.

Karena kenari Rasmi Boland ini mempunyai panjang ekor yang sangat istimewa seperti burung cendet, untuk panjang ekornya saja itu bisa mencapai 10-12 cm. Sehingga kenari Rasmi Boland disebut kenari terpanjang di dunia.

Yorkshire Canary


Sedang untuk kenari hybrid bisa juga disebut Custom Canary. Kenari jenis ini merupakan hasil persilangan dari kenari-kenari yang telah ada yang rancang sesuai dengan keinginan pemiliknya berdasarkan sigat-sifat yang dibawa indukannya.

Biasanya Kenari Hybrid dipersilangankan dari beberapa jenis kenari yang dianggap lebih unggul dalam hal-hal tertentu. Yang termasuk golongan Kenari Hybrid adalah American Singer (silangan dari Border dan Roler), Yorkshire (silangan dari Norwich-Lancashire-Scotch Fancy) dan lain-lain. (Ramlee)


Sumber : remen.id

Kenari, Burung Bersuara Merdu dengan Warna Mencolok dan Berpostur Unik


Bondol Kepala Pucat, Mirip Bondol Haji Hanya Ada di Sulawesi dan Nusa Tenggara

Bondol Kepala-pucat (Lonchura pallida) merupakan burung pipit kecil endemik di Sulawesi dan Nusa Tenggara, Indonesia. Bondol Kepala-pucat m...